Bersama ICMI, Adipati Surya Launching Buku Cendekia Pilar Syari’ah Pembangunan Way Kanan
Way Kanan (suarapedia.id) – Raden Adipati Surya gelar Milad Ke-34 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2024 dan Bedah Buku “Cendekia Pilar Syari’ah Pembangunan Way Kanan”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Way Kanan, Sekretaris Daerah, Dandim0427/WK, Kapolres, instansi vertikal, Ketua TP-PKK, Forkompinda, Camat se-Kabupaten Way Kanan. Berlangsung di gedung serba guna kabupaten setempat. Selasa, (10/12/2024)
Dalam kesempatan itu Ketua ICMI Lampung yang di wakili oleh Toni eka Candra mengatakan, bahwa Milad adalah momentum untuk merenungkan perjalanan panjang organisasi ICMI yang selama 34 tahun telah menjadi wadah cendikiawan muslim dengan fisi besar menjadikan iman dan taqwa.
ICMI juga berfungsi sebagai penggerak perubahan sosial, ilmu yang kita miliki bukan sekedar menambah wawasan tetapi untuk diabdikan kepada Allah SWT dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi umat manusia.
“Sebagai cendekiawan muslim kita punya tanggung jawab moral untuk menjadikan ilmu sebagai jalan menuju Akhlakul Qarimah. Kita harus mengaktualisasi kan nilai-nilai pengabdian nyata, baik dalam pendidikan, pemberdayaan masyarakat mau inovasi teknologi” kata Toni Eka Candra
Bupati Raden Adipati Surya sekaligus sebagai ketua ICMI Way Kanan terpilih, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih karena telah mempercayakan ICMI kepada dirinya.
“Melalui ICMI semoga kita dapat membantu memberikan gagasan-gagasan terbaru, bersama Bupati terpilih yang baru. Untuk dapat membantu membangun serta memajukan kabupaten Way Kanan. Walaupun saya pribadi bukan menjadi seorang Bupati lagi, namun kita sebagai masyarakat mempunyai hak dan berperan penting untuk kemajuan kabupaten kita tercinta ini,” ungkap Raden Adipati Surya
Lebih lanjut, Raden Adipati Surya dalam kegiatan tersebut juga memaparkan launching bedah buku dengan tema “Cendikia Pilar Syari’ah Pembangunan Way Kanan” yang berisi sebuah catatan perjalanannya selama memimpin di Bumi Ramik Ragom.
“Dalam buku ini berisi sebuah catatan dari perjalanan selama saya menjadi Bupati Way Kanan, karena tidak mudah menjadi seorang pemimpin di masa Covid dan itu menjadi pelajaran hebat. Semoga buku ini menjadi bacaan yang mengingatkan kembali, selain itu tanpa orang-orang hebat yang berada dijajaran saya tentunya tidak akan bisa seperti sekarang ini walaupun dengan semua kekurangan,” paparnya.
(Yoga/Moes)