Pembagunan Jalan Usaha Tani Dan Gorong-gorong Tiyuh Wonokerto Di Duga Kurang Efektif
Redaksi Daerah
Tulang Bawang Barat-(Suarapedia.Id)- Pembagunan jalan usaha tani dan Gorong-gorong yang terletak di tiyuh Wonokerto, kecamatan tulang bawang tengah, kabupaten tulang bawang barat, Lampung, di duga kurang efektif bagi warga pengguna jalan sekitar.
Dari pantauan yang himpun wartawan di lapangan ,pekerjaan jalan usaha tani tersebut terkesan kurang efektif bagi masyarakat dan warga yang hendak melintas terlebih lagi bagi pengguna sepeda motor.
Pasalnya pembukaan jalan usaha tani dan pembangunan Gorong-gorong yang terletak di suku 001, RT 004 sampai saat ini tidak memiliki jembatan untuk melintas dan hanya mengunakan jembatan darurat yang terbuat dari bilah bambu, sehingga sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.
Menurut keterangan warga setempat yang saat itu sedang melintas yang enggan disebutkan namanya, memaparkan kepada wartawan, dirinya tidak berani melintas di karenakan merasa takut dan berbahaya untuk di lewati karena jembatannya sudah rapuh dan tidak layak lagi di gunakan. pada Kamis (01/12/2022)
“Ya mas aku sangat takut untuk melintas dan menyebrangi jembatan itu, karena jembatan itu sudah rapuh dan tidak layak lagi untuk di gunakan, apa lagi saat musim penghujan seperti ini sangat berbahaya” jelasnya
Di ucapkan (SM) kembali salah satu warga tiyuh Candra kencana, yang pada saat itu juga melewati jalan tersebut guna menemui kerabatnya yang berada di tiyuh Wonokerto, dirinya tidak berani berboncengan pada saat melewati jembatan, karena merasa khawatir akan kondisi jembatan tersebut.
“Aku tidak berani mas mau lewat situ, jembatan nya saja sudah tidak layak pakai, kalau musim hujan mungkin lebih bahaya lagi, sudah jalan nya banyak longsor di tambahnya lagi licin dan jembatannya ya itu yang bikin bahaya” ucapnya kepada wartawan
Lanjut kerabatnya lagi, yang juga warga seputar, “benar mas, kalau mau seperti ini pembagunan ya kenapa harus di bangun menurut saya itu kurang efektif, karena setau saya tidak ada aset hasil pertanian yang melintas mengunakan jalanya ini, gimana ya mas jembatan nya saja seperti ini, apa lagi kalau hujan bahaya” kata dia
Sampai berita ini di terbitkan kan kepalo tiyuh Wonokerto Beniansyah, terkesan mangkir saat di hubungi dengan nomor 0822xxxxxx wartawan yang hendak memintai keterangan terkait keluhan warga.(SR)