Berita DaerahBerita Media GlobalKabar LampungPringsewu

Diduga Kepala Sekolah SMKN Sukoharjo Sepelekan Media Online Juga Dibekingi Oknum Berseragam

Reedaksi Daerah

Pringsewu,(suarapedia.id) – Sekolah Menengah kejuruan (SMKN ) Sukoharjo kecamatan Sukoharjo kabupaten Pringsewu saat di kofirmasi media ,terkait dana anggaran bos ,di duga di bekengi oknum aparat, dan pihak sekolah memberikan pengaman agar tidak tersentuh hukum .

Dugaan intervensi oknum -oknum masih saja terjadi di kabupaten Pringsewu seperti di alami beberapa media saat konfirmasi juga klarifikasi di SMKN Sukoharjo terkait dana bos tahun 2020-2021 .

Tak ada angin tak ada hujan ,yang secara tiba tiba saat tim ini mengkonfirmasi dan mengklarifikasi terkait dugaan dana Bos di sekolah SMK Sukoharjo , secara tiba-tiba, tim media ini mendapat tekanan juga intimidasi oleh orang yang diduga Oknum aparat. Diduga oknum tersebut sengaja di undang pihak sekolah.

Parahnya lagi pada saat tim media ini, sedang mengkonfirmasi kepihak sekolah ,oknum tersebut sempat mengusir dengan nada lantang. Bahkan sempat memegang kursi bila awak media ini tidak keluar.

“Kamu dapat data dari google ya, ini wilayah saya. Kalau kamu gak keluar nanti !!! Seraya menghardik ! ,sebelum saya emosi, bentaknya oknum anggota ini kepada tim media. Saat mengkonfirmasi kepala sekolah SMKN Sukoharjo, Senen (14/3/2022).

Sungguh miris ,masih ada oknum aparat yang intervensi kerja jurnalis saat menjalankan tugasnya dilapangan dengan dalih adanya kepentingan juga pembagian wilayah dengan berkedok pengamanan.

Selain itu pada saat media ini mengkonfirmasi Kepala Sekolah SMKN Sukoharjo Eny Setyawati ST, menganggap data yang diperoleh oleh Media tidak valid, hal ini terkait pemberitaan Dana BOS SMKN Sukoharjo tahun 2020 di komponen Pembelajaran Ekstrakurikuler, Senin (14/3/2020).

Dijelaskan Eny Setyawati kepada awak Media, bahwa data yang di peroleh oleh awak media itu salah, tidak Akurat dan tidak valid. Namun Eny Setyawati tidak mau menjelaskan kenapa data yang di peroleh oleh media itu tidak valid.

“Dapat data dari mana pak, data yang kalian peroleh tidak Akurat dan tidak valid, data itu salah”, memang benar ada berita yang dikirim kesaya tapi semua media online dan mohon maaf semua orang bisa bikin. Terkait berita yang dikirim kesaya, saya belum sempat menelusur legallitas secara hukum,”jelas Eny Setyawati.

Saat ditanya kebenarannya Terkait pengggunaan dana Bos tahun 2020, Eny Setyawati tidak mau mengklarifikasi kebenaran, dan mengaku sudah bekerja sesuai Juknis penggunaan dana Bos.

Disaat Eny Setyawati mau menjelaskan penggunaan Dana Bos tahun 2020, tiba tiba muncul diduga oknum anggota dari Tanggamus, dan membikin suasana menjadi gaduh, dan Ceos.
.
Kepada SMKN Sukoharjo Eny Setyawati menjadi panik, dan mengatakan kepada awak media bahwa konfirmasi Terkait Dana Bos ditunda besok saja.

Dari kejadian tersebut dengan adanya kemunculan diduga oknum anggota suasana menjadi tidak nyaman untuk di konfirmasi dan diduga juga Kepala SMKN Sukoharjo sengaja mengundang Oknum anggota tersebut ke sekolah untuk pengamanan.

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tahab satu,Rp:21.160.500.
Tahab kedua ,Rp:138.843.600 dan tahab ketiga sebesar Rp:100.800.000.dengan total anggaran sebesar Rp:260.804.100.sedangkan dalam pantawan media ini tampak ruangan belum tersentuh perawatan.

Dari realisasi rincian anggaran Bos SMK Negeri 1 Sukoharjo Item Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler anggaran cukup fantastis yakni Rp 393.906.050 ditahap 1 (Satu), selanjutnya ditahap 2 (Dua) di anggarkan lagi sebesar Rp 280.776.250. Dan ditahap 3(Tiga ) masih diangarkan sebesar Rp 191.984.500.
.
Kalau di total anggaran dari tahap 1(Satu) sampai dengan tahap 3(Tiga) nilainya cukup fantastis, yakni Rp 866.666.800. Padahal dimasa pandemi Covid-19 tahun 2020 kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler di tindakan. Patut diduga dana tersebut di selewengkan untuk memperkaya diri sendiri. (Tim/Bamb)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button