Berita DaerahHukumWaykanan

Kapolres Way Kanan Terapkan Langkah Efektif Cegah Covid dan Tegakkan Prokes

Way Kanan (Suarapedia.id) — Kapolres Way Kanan, AKBP Teddy Rachesna, menerapkan beberapa langkah efektif untuk memutus penyebaran Covid -19 di Kabupaten Way Kanan. Langkah itu akan terus digencarkan, mengingat lonjakan kasus terkonfirmasi positif di Lampung kembali tinggi.

“Strategi hulu atau preventif (pencegahan) dilakukan dengan peningkatan giat tracing (penelusuran kontak erat) dan testing (pemeriksaan dini). Jika ada masyarakat yang terpapar, akan ditelusuri sampai tingkat keluarga,” kata AKBP Teddy di Mako Polres Way Kanan, Selasa, (08/02/2022).

Penegakan protokol kesehatan (prokes) 5M, lanjut Kapolres, ditegakkan melalui Patroli KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan). Dititik beratkan pada pusat-pusat keramaian serta dilakukan setiap hari.

“Selanjutnya yaitu strategi hilir, artinya apabila sudah ada yang terpapar Covid -19, kami bersama gugus tugas akan memberikan treatment (perawatan) secara intens,” kata Kapolres.

AKBP Teddy menyampaikan giat ini juga sesuai dengan perintah Kapolda Lampung dalam hal melakukan pencegahan kejahatan aksi kriminalitas dan penegakan prokes, “Dilakukan secara persuasif seminimal mungkin serta hindari tindakan yang kontraproduktif,” katanya.

Selain itu, dalam mengawali tugas di Kabupaten Way Kanan, AKBP Teddy mengatakan bahwa Polres Way Kanan mempunyai visi yaitu terwujudnya Kabupaten Way Kanan aman dan tertib.

“Sementara misi tidak terlepas dari tugas pokok Polri sesuai dengan amanat pasal 13 UU Nomor 2/2002 yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dari tugas pokok ini, lanjut dia, dijabarkan dari progam Kapolri yakni PRESISI (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Polres Way Kanan sendiri mempunyai slogan prinsip kinerja yaitu 3A PRESISI, dan merupakan tindak lanjut dari program Kapolri itu sendiri.

“Dimana 3A PRESISI yakni Akurat (analisa atau deteksi potensi gangguan), Amanah (bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab) dan Akuntabel (keterbukaan dalam memberi pelayanan kepada masyarakat),” katanya.

Kemudian, dia menjelaskan bahwa Polri harus bersih kedalam terlebih dahulu baru memberikan pelayanan keluar. Untuk itu jajaran Polres Way Kanan melakukan tes urine secara mendadak pada Senin (7/2).

“110 personil Polres Way Kanan yang dites urinenya, didapati hasil negative (-) mengandung Narkoba berdasarkan pemeriksaan menggunakan alat Rapid Diagnostic Test Merk StandaReagen Enam Parameter,” ujarnya.

Dia berharap program serta inovasi yang dilakukan ini bisa berjalan secara sinergi. Menurutnya prinsip kinerja 3A ini tidak hanya sekadar jargon. Namun, harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tanpa bantuan masyarakat, Forkompimda, stake holder dan rekan–rekan media, Kepolisian tidak dapat berbuat banyak. Butuh kerjasama yang terjalin dengan baik,” kata AKBP Teddy. (MOES)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button