Penyakit Lato Lato Serang Hewan Ternak Sapi di Way Kanan
Biro Way Kanan : Iksan S
WAY KANAN,(Suarapedia.Id) – Penyakit lato lato?Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau yang biasa disebut peternak penyakit lato-lato menjangkiti ternak sapi di kabupaten way kanan . Saat ini, tercatat ada 48 ekor sapi positif LSD.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Tanaman Pangan Horlikultura dan Peternakan (TPHP) Way Kanan, penyakit LSD atau Lato-Lato hewan ternak ini sudah menyerang sejak bulan Januari 2023. Penyakit yang bisa mengakibatkan kematian pada sapi ini pertama kali ditemukan di Way Kanan yakni di Kampung Pagar Iman Kecamatan Negeri Besar.
Hingga saat ini, ungkap Kepala Dinas TPHP Maulana 48 ekor sapi terjangkit penyakit LSD atau lato-lato yang terjangkit, alhmdulilah sudah dinyatakan sembuh semua.
” Penyakit LSD atau lato-lato ini pertama kali ditemukan atau menjangkiti ternak sapi dikampung Pagar Iman Kecamatan Negeri Besar, ” Ujar Kepala Dinas TPHP Maulana saat di konfirmasi diruang kerjanya, Selasa(16/05/2023).
Kepala Dinas TPHP Maulana menambahkan, ada beberapa gejala yang dialami ternak sapi yang terjangkit LSD ini, gejala tersebut, yakni kulit bentol-bentol, gatal dan bernanah. Penularan LSD ini sangat cepat layaknya penularan PMK pada hewan ternak.” Penularanya melalui gigitan nyamuk dan lalat, ” Imbuh Maulana
Penyakit yang menimbulkan luka dikulit luar sapi ini menyebar di 3 kampung dan 3 kecamatan di kabupaten way kanan, yakni dikampung pagar iman kecamatan Negeri besar sebanyak 6 ekor sapi terjangkit LSD, Kampung serdang kuring kecamatan Bahuga sebanyak 15 ekor sapi yang terjangkit dan kampung Bumi Harjo Kecamatan Buay Bahuga sebanyak 27 ekor sapi tejangkit LSD.
Selanjutnya Maulana menghimbau para peternak dan pemilik sapi untuk mengantisipasi penularan penyakit LSD ini dengan segera melapor ke Dinas TPHP agar dapat menangani secara dini, dan selalu menjaga kebersihan Kandang.