Berita DaerahBerita Media GlobalLampung Timur

Inspektorat lepas Jabatan Oknum Kepala Sekolah Diduga Cabul

Lampung Timur- (Suarapedia.id) – Pasca terjadinya dugaan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) melakukan perzinahan (Tidak diakui kedua pelaku) disebuah hotel di Bandarlampung yang videonya sudah beredar luas, Inspektorat Kabupaten Lampung Timur melalui Inspektur Pembantu (Irban)1 Tri Widodo kepada media mengatakan bahwa oknum Kepsek telah diberikan sanksi Administratif.

Berdasarkan PP No.94, tentang disiplin pegawai memberhentikan dalam jabatan Kepala Sekolah dan tugas tugas lainya.
Keputusan diambil dalam pertemuan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian. Jum’at,
(16/01/26).

Terpisah Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Lampung Timur (PGRI Kab.Lamtim) Hi. Marsan mengatakan dengan jelas bahwa
“Selaku Ketua PGRI dirinya berupaya melaksanakan pembinaan pada para guru terkait kode etik profesi guru.
PGRI merupakan satuan organisasi yang anggotanya para guru, yang jumlahnya ribuan dan dengan jumlah yang begitu besar tentu ada yang mempunyai sikap yang agak nyeleneh,” ujarnya.

Masih menurut Ketua PGRI yang juga menjabat Kadis Pendidikan Lamtim, sebagai organisasi besar tentu kami selalu konsistent melakukan pembinaan terhadap anggotanya.

Tri Widodo yang menjabat Irban 1 mewakili Kepala Inspektorat menambahkan, dijatuhkannya sanksi terhadap oknum Kepsek tersebut karena terduga pelaku perzinahan. Dikarenakan telah mendapat Perintah Bupati melalui Kadis Pendidikan,” terangnya.

Memang LHP belum ditanda tangani (Ketua Inspektorat Lampung Timur), namun keputusan sudah di musyawarahkan dengan Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Lampung Timur.

Aliman yang juga Ketua Komite Nawacita Saburai Lampung, menanggapi Polemik yang terjadi di Lampung Timur, menurut Aliman sebaiknya memang Inspektorat mengeluarkan Rekomendasi kepada Aparat Kepolisian untuk memeriksa terduga pelaku perzinahan.
Walaupun ada yang agak aneh dalam peristiwa tersebut, isteri terduga pelaku tidak membuat laporan polisi.

Sambil senyum ia menambahkan, saya jadi ingat celotehan masa lalu. Yang penting botolnya pulang, isinya tumpah dimana mana gak masalah,” tutupnya sambil berlalu.
(Red).

Related Articles

Back to top button