Berita DaerahBerita Media GlobalKabar LampungMesujiRagam

Musrenbang Kabupaten TA 2024 di Gelar, Pada Kesempatan itu Drs.Sulpakar Minta Pemprov Lampung Prioritaskan Perbaikan 2 Ruas Jalan Provinsi di Mesuji

Laporan : Dhamar

Mesuji Lampung,(Suarapedia.Id) –  Pemkab mengelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mesuji Tahun

Kegiatan yang di Fokuskan di Gedung Serbaguna Taman Kehati Mesuji Itu Di Hadiri Gubernur Lampung atau yang mewakili beserta jajaranya,Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Mesuji,Kepala Bappeda Provinsi Lampung,Para Pejabat Forkopimda Kabupaten Mesuji,Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji,Para Staf Ahli Bupati Mesuji,Para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji,Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Mesuji,Para Kepala Desa se Kabupaten Mesuji,Para Delegasi Kecamatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Mesuji.

 

Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar dalam sambutanya Mengatakan’ Perlu kita ketahui bersama, bahwa pelaksanaan Musrenbang ini merupakan amanat :
1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, dan;
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, Serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD.

Tema Musrenbang RKPD Kabupaten Mesuji Tahun 2024 adalah Penguatan Perekonomian Daerah yang Bertumpu pada Peningkatan Produktifitas Pertanian melalui prioritas pembangunan sebagai berikut:
1. Peningkatan Infrastruktur Wilayah yang Berkelanjutan;
2. Peningkatan Perekonomian Daerah Berbasis Pertanian dan Wilayah Pedesaan;
3. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing Daerah;
4. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan;
5. Peningkatan Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi.
Dari kebijakan tersebut akan diimplementasikan pada usulan program dan kegiatan yang tertuang pada dokumen perencanaan sesuai bidang kewenangan dari masing-masing Perangkat Daerah dari berbagai sumber pendanaan baik APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten.

Pada Kesempatan itu ,ia juga Memaparkan Tentang Kondisi Mesuji yabg Mana Kabupaten Mesuji merupakan salah satu kabupaten/kota yang memiliki porsi APBD terendah di Provinsi Lampung. Anggaran pendapatan daerah tahun 2023 yang telah ditetapkan dalam APBD sebesar Rp. 805.456.836.329 (delapan ratus lima milyar empat ratus lima puluh enam juta delapan ratus tiga puluh enam ribu tiga ratus dua puluh sembilan rupiah). Kemampuan keuangan daerah yang terbatas tersebut tentu belum mampu menjawab berbagai macam isu pembangunan di Kabupaten Mesuji.

” Saat ini masih terdapat beberapa persoalan yang harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mesuji, misalnya :
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mesuji Tahun 2022 sebesar 64,94 merupakan yang terendah di Provinsi Lampung. Namun demikian kecepatan pertumbuhan IPM di Kabupaten Mesuji pada periode 2016-2022 merupakan yang tertinggi di Provinsi Lampung dengan pertumbuhan 6,95% atau rata-rata pertumbuhan 1,13% per tahun. Dengan kondisi tersebut kita harus yakin dan optimis bahwa kedepan kita mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain.
2. Di sektor infrastruktur bidang jalan, dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 563 KM, pada Tahun 2022 hanya terdapat kondisi jalan baik dan sedang sepanjang 133 KM dengan tingkat kemantapan sebesar 23,7%. Sisanya sepanjang 429 KM dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat atau 76,3% tidak mantap. Sehingga pada tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui APBD Kabupaten telah menargetkan perbaikan jalan kabupaten dengan perkerasan beton sepanjang 30,450 KM yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Mesuji. Sehingga diharapkan pada akhir 2023 secara bertahap kemantapan jalan kabupaten dapat meningkat menjadi 29,11% atau mengalami kenaikan 5,41%.Jelasnya

Ia Menambahkan, Mengingat terbatasnya kemampuan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Mesuji juga terus berupaya dan berinovasi agar penanganan jalan kabupaten tidak hanya dapat ditangani melalui APBD kabupaten, tetapi juga melalui pendanaan APBN serta swasta. Saat ini Pemerintah Kabupaten Mesuji sedang berupaya untuk memperoleh penanganan jalan daerah melalui Intruksi Presiden Tahun 2023 yang sedang dalam tahap finalisasi di pemerintah pusat. Sementara dari sektor swasta hingga saat ini sudah terdapat 4 (empat) group perusahaan yang siap membantu menangani jalan kabupaten. Oleh karena itu mohon doa restunya, semoga usaha kita semua membuahkan hasil yang maksimal. Amin.Ucapnya

Masih di Tambahkanya lagi, Kabupaten Mesuji memiliki potensi besar dalam bidang pertanian dan perikanan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kabupaten Mesuji juga merupakan salah satu lokasi Kawasan Pertanian Nasional dengan komoditas prioritas yaitu padi, cabai, jeruk dan karet. Kabupaten Mesuji juga memiliki Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Pada Tahun 2022 sebesar 85,62 dan berada di peringkat ke-28 nasional serta tertinggi ke-2 di Provinsi Lampung serta menjadi salah satu lumbung pangan terbesar ke tiga di Provinsi Lampung dengan luas baku sawah mencapai 30.611 hektar dengan produksi padi mencapai 336.767 ton.

Potensi bahari Sungai Mesuji dengan panjang ± 220 KM yang bermuara di Laut Jawa dan mengelilingi wilayah Mesuji, memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Kondisi alam tersebut telah menjadikan wilayah Mesuji sejak dulu dikenal sebagai daerah penghasil ikan lokal air tawar seperti gabus, baung, betutu, belida, dan jelabat. Sektor perikanan budidaya telah berkembang di wilayah Kabupaten Mesuji, baik budidaya air tawar di kolam dan keramba. Bahkan sektor pertanian dan perikanan telah menjadi pemeran utama yang mendominasi struktur perekonomian wilayah Kabupaten Mesuji, dimana sebanyak 41,40% penduduk Mesuji bekerja pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Pada Sektor pariwisata, kita telah memiliki destinasi wisata Taman Kehati, Embung Simpang Mesuji, Kawasan Wisata Religi dan Masjid Agung serta anugrah Tuhan berupa pesona dan keindahan Sungai Mesuji yang terus kita promosikan melalui event festival Sungai Mesuji setiap tahunnya yang diharapkan memberikan kesan tersendiri bagi tiap orang yang mengunjunginya.

Namun demikian, potensi yang cukup besar tersebut tidak akan memberikan keuntungan optimal apapun tanpa didukung oleh infrastruktur serta sarana prasarana yang memadai.

Pak Gubernur, Di Kabupaten Mesuji terdapat 2 (dua) ruas jalan strategis provinsi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu Ruas Jalan Simpang Pematang – Brabasan dengan panjang 11,602 KM dan Ruas Jalan Brabasan – Wiralaga dengan panjang 29,443 KM. Dua ruas jalan tersebut merupakan akses utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Mesuji di Wiralaga Mulya dan akses menuju kawasan prioritas lainnya (Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, Kawasan Transmigrasi, Kawasan Sentra Produksi Pangan, Kawasan Perkotaan Baru / KTM, Kawasan Wisata Bahari dan Budaya Wiralaga) serta menjadi aksesbilitas masyarakat di Kabupaten Mesuji yang menghubungkan empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Mesuji. Kondisi pada dua ruas jalan provinsi tersebut saat ini sebagian besar dalam kondisi rusak berat Dibeberapa titik juga kondisi jembatan pada dua ruas jalan tersebut perlu dilakukan pelebaran dan juga perbaikan.

” Pada kesempatan ini juga saya atas nama Pemerintah Kabupaten Mesuji berharap kepada Bapak Gubernur Lampung atau yang mewakili, agar dua ruas jalan provinsi tersebut juga dapat menjadi prioritas pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2024 dan juga kami berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat Mesuji melalui forum Musrenbang Nasional Tahun 2023 dengan mengusulkan pembangunan jembatan (non status nasional) yang menghubungkan antara 2 (dua) desa, 2 (dua) kecamatan, 2 (dua) kabupaten, dan 2 (dua) provinsi, yaitu di Desa Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dengan Desa Labuhan Jaya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan.

Pada Rancangan RKPD Tahun 2024, proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Mesuji direncanakan sebesar Rp. 810.676.272.241,- (delapan ratus sepuluh milyar enam ratus tujuh puluh enam juta dua ratus tujuh puluh dua ribu dua ratus empat puluh satu rupiah). Disisi lain pada tahun 2024 kita akan menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah serentak yang menyerap anggaran cukup besar. Oleh karena itu anggaran belanja daerah yang ada harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya berdasarkan skala prioritas pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Saya harap kita semua dapat lebih proaktif untuk mengupayakan kegiatan yang dapat didanai dari APBN ataupun dari APBD Provinsi. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan program-program pembangunan yang ada di Kabupaten Mesuji.

Mengahiri sambutanya, Orang Nomor Satu Di Mesuji itu menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur Lampung yang telah mengarahkan kegiatan-kegiatan pembangunan di Kabupaten Mesuji pada Tahun 2023 ini, dari Data Distribusi Anggaran dan Alokasi Provinsi ada sekitar 38 Milyar anggaran yang dialokasikan di Kabupaten Mesuji ini. Semoga ditahun 2024 Kabupaten Mesuji terus dapat menjadi lokasi prioritas dalam rangka mendukung capaian pembangunan di Provinsi Lampung.Tutupnya

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
robot biru hack megasip777 megasip777 megasip777 slot ovo megasip777 scatter hitam Slot Online scatter hitam Slot Gacor Online